Karburator Skep, Vakum dan Injeksi


letak karburator pada motor

Pemberlakuan Euro IV pada tahun 2015 menuntut gas buang yang rendah emisi pada motor di negara kita, memaksa tiap pabrikan motor mengembangkan teknologi baru pada motor produksi terbarunya. Pelan tapi pasti, keberadaan motor karbu akan di hapus dari line produksi Mereka. Berikut komparasi sistem bahan bakar pada motor. Dari karburator konvensional-skep dikembangkan menjadi type konstan vakum kemudian sistem injeksi.

Karburator model skep konvensional

Sistem bahan bakar ini disebut konvensional karena punya model yang serba mekanis. Naik turun skep sebagai katup buka tutup aliran udara ditarik langsung kabel gas.

Hingga kini, motor keluaran terbaru pun seperti supra x, abs revo, vega zr, Edge, athlete, ninja150 series yang mengaplikasi karbu tipe ini. Karbu konvensional mempunyai respon yang lebih cepat dibanding model vakum, makanya mekanik motor mengandalkan model ini buat di balap. Selain respon lebih cepat, penyetelan juga mudah dan murah.

Tetapi jangan salah lho bro, jika skep terlalu cepat membuka, mesin bisa mati. Itu karena campuran udara yang masuk ke ruang bakar lebih banyak ketimbang BBM.

Karburator model vakum – lebih lambat

ragam karburator vakum

Karburator vakum dirancang untuk mengatasi kekurangan  model skep. Seperti di motor sekarang, misal matic Beat, scoopy, Mio fino, zx130, NJMX, FU, scorpio z, pulsar series, apache series, NMP, hingga ninja250 old. Punya kelebihan bensin lebih irit. Makanya semua motor matic, type bebek dan sport juga banyak aplikasi model ini.

karburator pada ninja250

Keunggulan lain, keadaan mesin langsam dan grip gas langsung dibejek spontan hingga throttle membuka seluruhnya, mesin tidak akan mati. Namun kecepatan atau respon tidak sebagus karbu skep. Contoh lain ketika berkendara dalam kecepatan tinggi, grip gas langsung ditutup habis. Saat grip gas dibuka kembali ada sedikit jeda waktu mesin merespon.

Ini sesuai prinsip kerja sistem karbu vakum. Skep/thottle piston bekerja naik turun sesuai tekanan yang timbul. Tidak digerakan langsung kabel gas. Sehingga, udara yang mengalir lewat venturi tetap konstan.

Vakum juga punya kelebihan lain. Emisi atau gas buang yang dihasilkan menjadi rendah. Karena campuran udara dan BBM yang masuk ke ruang bakar, lebih seimbang.

Injeksi – penyempurna

trottle body pada injeksi

Semua kelebihan dan kekurangan karbu skep dan vakum di sempurnakan lagi menjadi model injeksi elektronik. Tiga syarat pembakaran sempurna (bahan bakar, udara dan api) dimiliki injeksi. Seperti mio j, jupiter z1, vixion, vario125, pcx series, cbr series, new ninja 250, klx 250 series, zx6r dan er6 series.

Injeksi punya emisi lebih rendah ketimbang model skep dan vakum. Selain itu pemakaian bahan bakar juga bisa lebih irit.

Karena injeksi didukung banyak sensor dan memberi perintah ke Elektronik Control Modul (ECM-ECU) untuk mengatur semprotan bensin ke ruang bakar diatur presisi dan seimbang. Ini yang bikin irit lantaran bensin tidak kaya dan miskin.

Pengaruh suhu udara juga cukup sedikit. Misal saat pagi atau di daerah dingin(dipegunungan), mesin sulit dihidupkan pada motor dengan karbu skep dan vakum. Hal itu tidak terjadi di motor injeksi.

Salam Bikers untuk Solidarity Forever.

10 thoughts on “Karburator Skep, Vakum dan Injeksi

  1. Wah, bermanfaat juga nih brooo. Lanjutkan ! Salam kenal bro dari z1riders (blogger kelas teri asal Surabaya)😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s