Mengenal 4-Valve Engine


penampakan mesin dengan 4 katup, (katup masuk-inlate yang mana coba?)

Mesin dengan 4 katup seperti apa sih?

Didalam mesin ada komponen yang bernama katup untuk mendistribusikan keluar – masuknya udara dan BBM ke ruang bakar untuk dibakar(combustion) dan kemudian mengeluarkan gas setelah dari ruang pembakaran. Dimesin biasa dengan 2 katup, satu katup masuk(intake) memasukan aliran udara dan BBM untuk dicampur(di mix) dan katup pembuangan(exhaust) untuk mengeluarkan gas sisa pembakaran. Tapi mesin dengan 4 katup mempunyai 2 katup intake dan 2 katup exhaust. Dapat diibaratkan gini, dengan 2 pintu, kita dapat masuk ke ruangan dengan jumlah yang lebih banyak pada waktu yang sama saat dibanding dengan 1 pintu dan keluarnya juga lebih effisien(nggak ngantri) saat keluarnya kita. 4 katup lebih baik daripada 2 katup(setuju). 4 katup memberikan performa diputaran menengah maupun tinggi yang konstan aka stabil dan feeling dalam berakselerasi pun lebih baik. Oleh karena itu, banyak mesin balap dan mesin performa tinggi mempunyai 4 katup. Di motoGP ada M1, RCV, GP12. Untuk motor produksi masalnya(bukan tipe DOHC aja ya) ada NJMX, Pulsar135, untuk performa tinggi ada Pulsar200NS(blom masuk dimari, ayo dong Bajaj..), CBR150FI, R15 atau Ninja150FI 4T (ini yang MB tunggu, paket hemat hehe..) Ninja250 series.

Mungkin banyak sobat yang bertanya kenapa pabrikan Yamaha(NJMX, V-ixion, R15, R125) maupun Bajaj(Pulsar135, Pulsar200NS) mengadopsi mesin 4katup SOHC(Single OverHead Cam) bukan 4katup DOHC (Double OverHead Cam) seperti pabrikan Japan lain (Suzuki dan Kawasaki dengan DOHCnya)??

pelatuk katup biasa dan tipe roller(kanan)

Hmm menurut MB, SOHC dengan 4 katup dianggap lebih menguntungkan. Bukan saja memperlancar distribusi gas bakar saja, tapi perlu diingat SOHC 4 katup hanya satu kem yang dipakai. Maksudnya guna mengurangi gesekan antara kem dengan pelatuknya. Lebih kecil gesekannya dibanding dengan dua kem. Apalagi rocker arm atau pelatuk katup dilengkapi roller agar gesekan kecil. Sekedar info, pelatuk  katup dengan dilengkapi roller, selain gesekannya kecil dan presisi, masa penyetingan celah katupnya juga lebih lama dibanding pelatuk katup model biasa(2katup), bisa sampai 9000KM. Cuma SOHC  4 katup  gasingan rpm mesinnya nggak setinggi DOHC 4 katup, yang bisa lebih dari 10.000 rpm masbro..

4 katup, ruangan pembakaran dimesinnya mengadopsi 2 katup masuk(intake) dan katup pembuangan(exhaust). Dengan design seperti ini(lihat foto diatas)memungkinkan letak posisi busi ditengah didalam ruang bakarnya, menghasilkan pengapian yang effisien saat busi mencetuskan api diruang bakar aliran keluar masuknya udara dan BBM lebih cepat. Gampangnya pembakarannya lebih effisien..mesin dengan 4 katup ini dikenal menghasilkan karakter mesin performa tinggi dan nyaman saat dipakai riding jarak jauh diluar kota(misal saat touring) maupun pada saat kecepatan menengah ke tingginya, mantatap..

Salam Bikers untuk Solidarity Forever.

 

 

 

12 thoughts on “Mengenal 4-Valve Engine

  1. 5-Valve cm Yamaha yg punya..yg 3 valve ada cm jarang Tvs Tormax150 & ampe motor c100’y made in RRC serta mesin vespa series ad mulai tahun depan.

  2. SOHC. Bagus bro tuk putaran bawah’y. Maka’y ampe skg motor2 terbaru pun masih banyak mengaplikasi’y. DOHC masih dikit keberadaan’y & lebih mahal..

  3. kalau untuk jangka panjang lebih efisien bahan bakar yang ana as bro????

  4. selagi BBM subsidi masih ada, pake trus bro hehe(hemat dikantong apalagi tuk para bikers karyawan)..yg patut di tekankan dsini menjaga kbersihan ruang bakar dmesin, klo motor MB drasa mbrebet/cek busi bkerak (itu ptanda carbon druang bakar kotor), bawa ngebut jalan pantura yg kosong(hati2 klo mo ngikutin)..cek dulu rantai jngn tlalu kendor.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s