Teknologi Rem Pada Motor, Ada Namun Tak Terasa


22best0814

Bila sobat senang memperhatikan spesifikasi mobil, di motor ada, cuma dipake di kelas premium, pada brosur, pasti akrab dengan berbagai singkatan seperti CBS(Combi Brake System) ABS(Antilock Braking System), EBD(Electronic Brakeforce System), BA(Brake Assist), ataupun TC(Traction Control)..

Aplikasi di Motor ?

3 saja cukup saja, yaitu CBS(banyak dipakai matic Honda), ABS(mobil banyak yang pake, dulu Cuma dipake moge, sekarang motor cc kecil pada ngikut sobat tahu dunk motor ape aje yang pake) dan TC(banyak dipake disuperbike & supersport). Meski tersusun dari huruf yang berbeda-beda, peranti penunjang keselamatan ini yang tak terasa ada ini(gaib donk) bekerja pada satu komponen yang sama, yaitu sistem pengurang laju alias Rem sobat..

Combi Brake System

images

Cara kerja Combi Brake

Nah kalo CBS-Combinance Brake System(yang diaplikasi di Vario 125 CBS dan yang terbaru Beat FI versi termahal ngikut), itu pengereman ganda untuk roda depan belakang secara bersamaan dalam 1 tekanan handle rem depan atau belakang, tapi tetep dengan porsi rem depan lebih kuat mencengkram disk roda depan..mengoperasikan rem jadi lebih mudah. Cukup menarik tuas rem kiri atau kanan, rem depan dan belakang akan berfungsi..

Untuk kategori matic yang minim engine brake, bakal lebih sip kalau sudah menerapkan sistem Combi Brake. Diambil dari matic global Honda yang sudah beredar di Eropa maupun di pasar domestic Jepang sendiri..meski biker-pengendara menekan rem depan, secara otomatis rem belakang ikut bekerja diharapkan prosentasi pengereman yang lebih besar di depan akan tercapai. Tidak seperti pengendara awam yang terbiasa cuma gunakan rem belakang. Itu salah besar dan bisa berakibat ciloko sobat..

Apalagi dari beberapa pengalaman, banyak kasus matic bermasalah di rem. Pengendara aka biker banyak yang jatuh lantaran tidak faham teknik ngerem dengan roda kecil. Makanya comby brake berperan(untuk pengendara yang awam nie)..

ABS(Antilock Braking System)

rem-05

 

Peranti ini pertama kali digunakan pada pesawat terbang pada tahun 1950-an. Fungsinya, mencegas roda mengunci, saat pengereman mendadak. ABS meningkatkan stabilitas dan memperpendek jarak pengereman.

Dengan adanya ABS, traksi roda ke jalan bisa berlangsung lebih lama dan arah tunggangan pun bisa dikendalikan. Cara kerjanya, sensor pada roda akan memberitahu pada komputer(ECU) untuk membuka katup pada sentral ABS, ketika roda sudah terkunci, sehingga kampas rem akan sedikit membuka dan bakal mengunci lagi ketika roda berputar kembali. Begitu seterusnya, hingga kecepatan cukup rendah agar rem bekerja dengan cara konvensional kembali..

20120925_teknologikawasaki_1

Bagaimana tindakan yang dilakukan pengemudi mobil dengan tunggangan ber-ABS?

Tekan pedal kuat-kuat, jangan diangkat sedikit pun, biarkan peranti ini bekerja sempurna. Ditandai dengan adanya getaran yang dirasakan pada kaki di pedal rem. Kebanyakan kegagalan fungsi ABS di lakukan oleh pengemudi yang kurang ‘tega’ menendang pedal rem.

TC(Traction Control)

Traction-Control-Yamaha_R1

Masih bekerja sama dengan ABS dan kerap bekerja pada Electronic Stability Program(ESP), putaran tiap roda dibaca oleh komputer, ketika salah satu roda berputar lebih cepet, berarti dibaca dalam kondisi slip. Maka rem pada roda tersebut akan bekerja mengurangi putarannya.

Kawasaki_Concours_Review_3

Salam Biker  Untuk Solidarity Forever..

 

 

6 thoughts on “Teknologi Rem Pada Motor, Ada Namun Tak Terasa

  1. motor cc kecil jg bisa ngerem ala ABS yg motor’y blom dlengkapi ABS dg cara manual yakni dg menekan tuas rem, lepas tuas, tarik lagi bgtu sterus’y..

  2. info ke depan’y, aplikasi tekno ABS pada motor yg semula tuk moge, akan dipake juga bt motor cc kecil masbro..matur suwun dh komen dwarung oto sederhana ini..

  3. sebenernya kalo saya lebih aman nikung pake matic tu menggunakan rem roda belakang…tp mmg cara kerja CBS lebih membuat kerja stop lbh sempurna (2 roda)
    ABS dah ga zamannya lg seh sebetulnya,dieropa sudah ada C-ABS..ya sm perpaduan CBS dan ABS
    kalau traksi kontrol mungkin lebih dekat bukan pada rem, kayaknya diputaran roda dan posisi rebah (kalo motor) x y

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s